| 1. | Orientasi siswa |
| 2. | Pemilihan Ketua Baru |
| 3. | Upacara Siaga HUT RI |
| 4. | Buka Puasa Bersama |
| 5. | Pengadaan Obat-Obatan |
| 6. | SERTIJAB |
| 7. | LDKS & Pelantikan |
| 8. | Penyuluhan Donor Darah |
| 9. | Donor Darah I, II, III |
| 10. | Tes Golongan Darah |
| 11. | Lomba Ke-PMR’an |
| 12. | Peringatan HUT PMR ke :62 Th |
| 13. | Bhakti Sosial Masyarakat |
| 14. | Penyuluhan Tentang Kesehatan |
Selasa, 29 November 2011
program kerja PMR man ciwaringin
Kamis, 24 November 2011
SEJARAH PMR
Terbentuknya Palang Merah Remaja dilatar belakangi oleh terjadinya Perang Dunia I (1914 – 1918) pada waktu itu Austria sedang mengalami peperangan. Karena Palang Merah Austria kekurangan tenaga untuk memberikan bantuan, akhirnya mengerahkan anak-anak sekolah supaya turut membantu sesuai dengan kemampuannya. Mereka diberikan tugas – tugas ringan seperti mengumpulkan pakaian-pakaian bekas dan majalah-majalah serta Koran bekas. Anak-anak tersebut terhimpun dalam suatu badan yang disebut Palang Merah Pemuda (PMP) kemudian menjadi Palang Merah Remaja (PMR).
Pada tahun 1919 di dalam sidang Liga Perhimpunan Palang Merah Internasional diputuskan bahwa gerakan Palang Merah Remaja menjadi satu bagian dari perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. Kemudian usaha tersebut diikuti oleh negara-negara lain. Dan pada tahun 1960, dari 145 Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah sebagian besar sudah memiliki Palang Merah Remaja.
Di Indonesia pada Kongres PMI ke-IV tepatnya bulan Januari 1950 di Jakarta, PMI membentuk Palang Merah Remaja yang dipimpin oleh Ny. Siti Dasimah dan Paramita Abdurrahman. Pada tanggal 1 Maret 1950 berdirilah Palang Merah Remaja secara resmi di Indonesia.
Pada tahun 1919 di dalam sidang Liga Perhimpunan Palang Merah Internasional diputuskan bahwa gerakan Palang Merah Remaja menjadi satu bagian dari perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. Kemudian usaha tersebut diikuti oleh negara-negara lain. Dan pada tahun 1960, dari 145 Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah sebagian besar sudah memiliki Palang Merah Remaja.
Di Indonesia pada Kongres PMI ke-IV tepatnya bulan Januari 1950 di Jakarta, PMI membentuk Palang Merah Remaja yang dipimpin oleh Ny. Siti Dasimah dan Paramita Abdurrahman. Pada tanggal 1 Maret 1950 berdirilah Palang Merah Remaja secara resmi di Indonesia.
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PMR
Palang Merah Remaja atau PMR adalah organisasi kepemudaan binaan dari Palang Merah Indonesia yang berpusat di sekolah-sekolah dan bertujuan memberitahukan pengetahuan dasar kepada siswa sekolah dalam bidang yang berhubungan dengan kesehatan umum dan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan.
Untuk mendirikan atau menjadi anggota palang merah remaja disekolah, harus diadakan Pendidikan dan Pelatihan Diklat untuk lebih mengenal apa itu sebenarnya PMR dan sejarahnya mengapa sampai ada di Indonesia, dan pada diklat ini para peserta juga mendapatkan sertifikat dari PMI. Dan baru dianggap resmi menjadi anggota palang merah apabila sudah mengikuti seluruh kegiatan yang diadakan oleh palang merah remaja disekolah.
PMI mengeluarkan kebijakan pembinaan PMR:
Untuk mendirikan atau menjadi anggota palang merah remaja disekolah, harus diadakan Pendidikan dan Pelatihan Diklat untuk lebih mengenal apa itu sebenarnya PMR dan sejarahnya mengapa sampai ada di Indonesia, dan pada diklat ini para peserta juga mendapatkan sertifikat dari PMI. Dan baru dianggap resmi menjadi anggota palang merah apabila sudah mengikuti seluruh kegiatan yang diadakan oleh palang merah remaja disekolah.
PMI mengeluarkan kebijakan pembinaan PMR:
- Remaja merupakan prioritas pembinaan, baik dalam keanggotaan maupun kegiatan kepalangmerahan.
- Remaja berperan penting dalam pengembangan kegiatan kepalangmerahan.
- Remaja berperan penting dalam perencanaan, pelaksanaan kegiatan dan proses pengambilan keputusan untuk kegiatan PMI.
- Remaja adalah kader relawan.
- Remaja calon pemimpin PMI masa depan.
- Penguatan kualitas remaja dan pembentukan karakter.
- Anggota PMR sebagai contoh dalam berperilaku hidup sehat bagi teman sebaya.
- Anggota PMR dapat memberikan motivasi bagi teman sebaya untuk berperilaku hidup sehat.
- Anggota PMR sebagai pendidik remaja sebaya.
- Anggota PMR adalah calon relawan masa depan.
Prinsip Dasar PMR
Dalam PMR dikenalkan 7 Prinsip Dasar yang harus diketahui dan dilaksanakan oleh setiap anggotanya. Prinsip-prinsip ini dikenal dengan nama"7 Prinsip Dasar Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional" (Seven Fundamental Principle of Red cross and Red Crescent).
- Kemanusiaan
- Kesamaan
- Kenetralan
- Kemandirian
- Kesukarelaan
- Kesatuan
- Kesemestaan
TRI BAKTI PMR
TRI BAKTI PMR
1. Mengabdi pada masyarakat
2. Mempertinggi mutu kebersihan, kesehatan dan keterampilan.
3. Mempererat tali persatuan Nasional dan Internasional.
1. Mengabdi pada masyarakat
2. Mempertinggi mutu kebersihan, kesehatan dan keterampilan.
3. Mempererat tali persatuan Nasional dan Internasional.
JANJI PMR
Kami palang merah remaja Indonesia berjanji dengan disertai rasa tanggung jawab dan kesungguhan hati :
1. Bertakwa kepada tuhan Yang Maha Esa
2. Berbakti kepada masyarakat
3. Mempertinggi keterampilan dalam memelihara kebersihan dan kesehatan
4. Mempererat tali persaudaraan nasional dan internasional
5. Menjunjung tinggi nama baik Palang Merah Indonesia dan Palang Merah Remaja indonesia
1. Bertakwa kepada tuhan Yang Maha Esa
2. Berbakti kepada masyarakat
3. Mempertinggi keterampilan dalam memelihara kebersihan dan kesehatan
4. Mempererat tali persaudaraan nasional dan internasional
5. Menjunjung tinggi nama baik Palang Merah Indonesia dan Palang Merah Remaja indonesia
dengan memegang teguh prinsip-prinsip kepalangmerahan :
Kemanusiaan,Kesamaan,Kenetralan,Kemandirian,Kesukarelaan,Kesatuan,Kesemestaa
Langganan:
Postingan (Atom)