Pasta
gigi membantu membersihkan gigi saat kita menggosoknya dengan sikat
gigi. Ada pentingnya untuk mengenali bahan2 yang terkandung didalam
pasta gigi, agar Anda tidak salah dalam memilihnya.
Bahan2 yang terkandung di dalam pasta gigi antara lain:
- Bahan abrasif
Pasta gigi mengandung bahan abrasif untuk mengangkat sisa makanan, bakteri dan plak. Biasanya bahan itu adalah kalsium karbonat dan silikat. - Bahan penambah rasa.
Biasanya pasta gigi menggunakan pemanis buatan atau sakarin untuk memberikan cita rasa yang beraneka ragam. Misalnya rasa mint, stroberi, kayu manis, bahkan rasa permen karet untuk pasta gigi anak. - Humectant
Humectant adalah bahan penyerap air dari udara dan menjaga kelembaban. Misalnya gliserin, alpha hydroxy acids (AHA), dan asam laktat. Bahan ini digunakan untuk menjaga pasta gigi tetap basah - Deterjen
Busa yang muncul saat kita menggosok gigi merupakan deterjen berupa sodium lauryl sulfat.
Pasta gigi dengan fluoride
Bahan
yang perlu diperhatikan saat memilih pasta gigi adalah fluoride. Dalam
50 tahun terakhir, fluoride menjadi bahan paling efektif untuk
melindungi email gigi dari kerusakan akibat asam dan mencegah gigi
berlubang. Fluoride bisa mencegah pembusukan gigi dewasa dan memperkuat
gigi yang masih tumbuh. Pada masa pertumbuhan gigi, fluoride dan
kalsium membantu membentuk struktur gigi. Fluoride membuat email gigi
lebih kuat. Beberapa tahun belakangan, penggunaan fluoride di pasta
gigi sempat dipertanyakan. Adanya penelitian yang menyebutkan bahwa
fluoride bisa berbahaya jika tertelan membuat pasta gigi berfluoride
dilarang beredar di beberapa negara. Tapi penelitian lain menyebutkan,
fluoride masih aman digunakan dalam kadar tertentu. Badan Pengawasan
Obat dan Makanan (BPOM) memberikan batasan penggunaan fluoride di pasta
gigi sebesar 0,15%.
Pasta gigi untuk gigi sensitif
Anda
yang memiliki gigi sensitif, sebaiknya memilih pasta gigi khusus.
Ciri-ciri gigi senstif adalah tak tahan makanan atau minuman yang
terlalu panas ataupun yang terlalu dingin. Gigi sensitif juga terkadang
bisa membuat rasa ngilu saat memakan bahan makanan tertentu, misalnya
gula, permen, cokelat dan sebagainya. Pasta gigi untuk gigi sensitif
biasanya mengandung potasium nitrat atau strontium klorida. Bahan
tersebut bisa mengurangi sensitivitas gigi dengan memberi perlindungan
pada bagian yang terhubung dengan saraf gigi.
Pasta gigi pemutih
Setiap
orang mengharapkan senyum indah dengan sederet gigi putig cemerlang.
Itulah yang menyebabkan produk pasta gigi whitening semakin laris.
Pasta gigi pemutih sebetulnya tidak mengandung bahan pemutih. Pasta
gigi ini mengandung bahan abrasif yang bisa mengikis kotoran dan noda
di gigi sehingga gigi terlihat lebih cerah. Banyak anggapan kandungan
bahan abrasif pada pasta gigi pemutih bisa mengikis email gigi. Tapi
studi ilmiah membuktikan bahwa bahan abrasif pada pasta gigi pemutih
cukup aman dan tidak merusak pelapis gigi.
Waspadai bahan berbahaya
Beberapa
tahun lalu, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat
mengeluarkan larangan pemakaian pasta gigi buatan Cina. Pasta gigi
tersebut dianggap menggunakan bahan kimia berbahaya diethylene glycol.
Bahan pelarut yang mencegah pasta gigi mengering itu bisa menyebabkan
keracunan bila tertelan. Bila dipakai dalam jangka panjang, bisa memicu
sakit ginjal. Agar lebih aman, sebaiknya Anda pilih pasta gigi yang
terpercaya. Cek kemasannya untuk melihat bahwa pasta gigi tersebut
sudah lolos uji kesehatan.
Dkutip dari: infogigi.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar